Find Us OIn Facebook

Pembagian tauhid menjadi dua, tiga, atau empat itu berdasarkan istiqra' (penelitian) dari nash-nash yang ada jadi bukan hasil mengarang bebas.

Berikut di antara ulama yang membagi tauhid menjadi tiga yakni tauhid uluhiyah, tauhid rububiyah, dan tauhid asma wa shifat:

1. Al-Imam Abu Hanifah (w. 150) 
2. Al-Qadhi Abu Yusuf (w. 182) 
3. Al-Imam Ath-Thabari (w. 310)
4. Al-Imam Abu Ja'far Ath-Thahawi (w. 321)
5. Al-Imam Ibnu Bathah Al-Ukbari (w. 387)
6. Al-Hafizh Ibnu Mandah (w. 395)
7. Al-Imam Ibnu Abdul Barr (w. 463)

Dan lainnya dari kalangan para ulama Ahlul Hadits wal Atsar rahimahumullah baik kalangan salaf maupun khalaf.

Ada juga para ulama yang membagi tauhid menjadi dua yakni tauhid Al-Ma'rifat wal Itsbat dan tauhid Al-Qashdu wa Ath-Thalab diantaranya:

1. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah (w. 728)
2. Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah (w. 751)

Lalu, jika kita membaca  Al-Qaulul Mufid yang ditulis oleh ulama kontemporer dari Yaman Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab Al-Wushabi Al-Abadi, beliau membagi tauhid menjadi empat yakni,
1. Tauhid rububiyah
2. Tauhid uluhiyah
3. Tauhid asma wa shifat
4. Tauhid mutaba'ah

Jika kamu bertanya mana referensinya silakan baca Al-Qaulus Sadid fir Raddi 'ala Man Ankara Taqsimit Tauhid karya Syaikh Abdurrazzaq Al-Badr hafizhahullah dan tulisan-tulisan di internet yang banyak sekali.

✍️ Abahnya 'Aashim

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama