Find Us OIn Facebook

πŸ“ Disarikan dari Mukhtashar Al Inshaf karya Al Imam Al Mujaddid Muhammad bin Abdul Wahhab At Tamimi Al Hanbali rahimahumullah

✅ Dianjurkan:
- Mandi seperti mandi janabah
- Lebih utama datang lebih awal untuk melaksanakan salat Jumat
- Jalan kaki menuju masjid
- Mengerjakan salat Jumat setelah tergelincirnya matahari
- Khotbah di atas mimbar
- Jika sudah di atas mimbar, khotib menghadap ke para jamaah dan mengucapkan salam kepada mereka
- Lalu duduk sampai muazin selesai mengumandangkan azan
- Muazin mengumandangkan azan setelah imam (khotib) duduk

🚫 Dilarang melakukan jual beli ketika sudah azan
🚫 Haram jual beli khususnya ketika dua khotbah

πŸŽ™️ Tentang khotbah:
- Tidak sah (salat Jumat) tanpa khotbah (sebelumnya)
- Khotbah dengan berdiri
- Ketika khotbah menghadap ke para jamaah
- Melakukan dua khotbah
- Mengucap hamdalah
- Bershalawat kepada Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam
- Membaca ayat dari Al Qur'an
- Dianjurkan duduk ringan diantara dua khotbah
- Disunnahkan memperpanjang salat daripada khotbah
- Disunnahkan mendoakan kaum Muslimin
- Jika mendoakan penguasa maka itu baik

πŸ”† Salat Jumat:
- Salat Jumat itu dua rakaat
- Setiap rakaat membaca Al Fatihah dan surat
- Ketika membaca di-jahr-kan
- Dianjurkan (setelah membaca Al Fatihah) pada dua rakaat tadi dengan surat Al Jumu'ah dan Al Munaafiqiin; atau surat Al 'Alaa dan Al Ghaasyiyah

πŸ“ Tambahan sari faedah dari Al Muharrar karya Al Majduddin Abul Barakat Al Harani Al Hanbali rahimahullah

✅ Salat Jumat hukumnya wajib bagi:
- Laki-laki
- Merdeka
- Mukallaf
- Mukim
- Dihadiri oleh 40 orang (Jika tidak salah ingat riwayat lain 3 orang, lihat Al Muqni)

πŸ”– Tidak wajib shalat Jumat bagi:
- Musafir yang meng-qashar salatnya
- Budak
- Perempuan

✅ Dibolehkan mengerjakan salat Jumat di tanah lapang ketika tidak ada bangunan (untuk melaksanakan salat).

✅ Disunnahkan untuk:
- Mandi 
- Memakai pakaian putih bersih 
- Memakai parfum
- Datang lebih awal dengan jalan kaki
- Menyibukkan diri dengan zikir, membaca Al Qur'an, dan berdoa
- Tidak melangkahi orang lain (yang sedang duduk)

✍️ Alih bahasa secara bebas dan urutan tulisan:
Abahnya 'Aashim

πŸ“š Referensi:
Mukhtashar Al Inshaf, Maktabah Syamilah
Al Muharrar fil Fiqhi, Maktabah Syamilah

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama